Breaking News

Pentingnya Pendidikan Karakter Anak SMP

Pendidikan karakter pada anak SMP sangatlah penting. Siswa yang berada di bangku SMP, sedang ada pada masa tanggung. Pada usia ini, pencarian jati diri seorang anak dimulai dan sangat menentukan. Karakter yang baik dan buruk bisa dibangun dasarnya pada usia-usia labil ini. Masa-masa ini disebut juga masa pubertas, di mana seorang anak mengalami peralihan dari anak-anak ke dewasa. Perubahan-perubahan sikap, penampilan bahkan dari sisi fisik terlihat begitu menonjol pada masa-masa SMP. Tidak jarang, siswa SMP sudah mulai ada ketertarikan pada lawan jenis. Peran Pembimbing Sebagai Pengarah Anak SMP Semua perubahan anak pada masa pubertas merupakan hal yang normal. Pada usia SMP, anak-anak mempunyai keingin tahuan yang jauh lebih tinggi. Hal ini bukan untuk dibendung, tetapi untuk dikendalikan dan harus diluruskan. Membantu seorang anak untuk bisa lebih memahami kesejatian mereka adalah tugas orang tua dan pendidik. Dengan pendidikan karakter yang baik, seorang anak diharapkan dapat memahami dan mampu mengamalkan konsep kebaikan dan keburukan. Sebetulnya, karakter bisa dikatakan sebagai basis primer untuk bisa berhasil dalam bidang apapun. Pengarahan karakter tidak hanya diberikan dengan teori-teori saja, namun juga secara praktis diberikan langsung di lapangan. Hal ini agar mereka para siswa dapat memahami secara real berupa studi kasus dalam kehidupannya langsung. Indikator Keberhasilan Pendidikan Karakter Tujuan dari pendidikan karakter di SMP ini adalah untuk membentuk kepribadian baik seorang siswa SMP. Tentu saja, dari proses tersebut akan membuahkan hasil-hasil yang menjadi indikator bahwa pendidikan itu telah sukses. Berikut ini adalah beberapa paparan tentang hasil yang akan didapatkan oleh siswa, jika pendidikan karakter sukses dilakukan :
  • Mengamalkan ajaran agama Pendidikan agama termasuk dalam cakupan pendidikan karakter. Salah satu pencapaian dari pendidikan karakter ini, adalah siswa mampu mengamalkan ajaran agama, sesuai dengan perkembangannya.
  • Sadar Tentang Kelebihan dan Kekurangannya Setiap manusia dibekali dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Indikator kesuksesan pendidikan karakter, salah satunya adalah memahami hal ini. Ia akan lebih sadar tentang kelebihan dan kekurangannya.
  • Percaya Diri Minder merupakan salah satu gangguan dan masalah yang dapat menjadikan seseorang tertekan dan kurang berhasil. Dengan percaya diri, seorang anak akan percaya dirinya bisa, walaupun ia menyadari terkadang memang harus gagal.
  • Menyadari Perbedaan Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan keragaman suku, budaya dan agamanya. Pendidikan karakter yang berhasil akan menanamkan kesadaran tentang perbedaan itu. Dengan begitu, seorang anak didik akan mampu menghargai dan menghormati setiap aspek suku, budaya dan agama yang berbeda darinya.
  • Bertanggung Jawab Dalam Memanfaatkan Lingkungan Setiap anggota masyarakat akan hidup dengan lingkungannya. Di lingkungannya, ia bisa memanfaatkan segala hal sesuai fungsi dan kebutuhannya. Dalam proses pemanfaatan tersebut, siswa akan bertanggung jawab penuh terhadap hal tersebut.
  • Berinteraksi Secara Santun dan Efektif Berinteraksi dengan lingkungan sosial adalah tugas kita sebagai masyarakat. Cara seseorang dalam berinteraksi dan berkomunikasi adalah satu hal yang dapat menunjukan kualitas kepribadian. Setiap hal tentu bisa disampaikan dengan cara yang santun dan efektif.
Indikator yang dituliskan di atas hanya beberapa yang sangat penting saja. Ada banyak indikator lainnya yang dapat menjadi penanda apakah pendidikan karakter sudah berhasil dilakukan atau tidak. Secara sederhana, pendidikan karakter bisa dikatakan sebagai perbaikan akhlak dan mental. Kita semua tahu, banyak sekali orang pintar di Indonesia ini. Namun lihat, berapa banyak pejabat yang sangat pintar itu malah tersangkut kasus korupsi. Hal ini disebabkan karena karakter, mental dan moral yang ada tidak cukup kuat tertanam. Nah, masyarakat kita kini membutuhkan lebih banyak orang benar ketimbang orang pintar. Langkah pendidikan karakter pada anak SMP adalah salah satu kuncinya.   Sumber  : http://gurusmp.com